Mitos Penamaan Destinasi Wisata Pantai Gua Manik

Dipublish tanggal oleh Riani. Artikel ini telah dilihat sebanyak 31 kali

Pantai Gua Manik
Siapa sih yang tidak kenal dengan sebuah mitos ? mungkin disebagin sobat wesata sudah tidak asing lagi akan hal tersebut. Yaa.., berbicara soal mitos, pada artikel kali ini mimin akan sedikit mengulas soal mitos dari sebuah destinasi wisata yang letaknya ada dikawasan Banyumanis, Jepara Jawa Tengah.

Lalu apa nama lokasinya dan mengapa dikaitkan dengan mitos ? yuk, simak ulasan berikut ini.

Pantai Pecatu, atau yang biasa warga sekitar sebut sebagai pantai Gua Manik, itulah tempatnya. Tergolong sebagai salah satu destinasi wisata yang berada di Desa Banyumanis tepatnya disebelah selatan dari Benteng Portugis. Di ujung selatan dari pantai ini terdapat sebuah bukit yang lumayan tinggi dan ditumbuhi beberapa pepohonan liar. Biasanya banyak juga para wisatwan yang mengahabiskan aktifitasnya di bukit ini ketika berkunjung.


Sejarah Penamaan Pantai pecatu

gua manik
Pantai Pecatu sangat terkenal dengan sebutan nama Pantai Gua Manik. Asal muasal Pantai ini dinamakan Pantai Gua Manik, yaitu karena kemungkinan pantai ini terletak di dukuh Gua Manik, bukan karena di tempat tersebut ada gua, karena di pantai tersebut tidak terdapat gua sama sekali.

Gua Manik Pecatu atau pantai gua manik ini mulai diberdayakan sekitar April 2010, dengan tujuan menyelamatkan dan pemanfaatan aset, pemberdayaan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja. Pada awalnya tempat ini hanya digunakan sebagai penunjang terapi bagi penderita kusta yang ada di Rumah Sakit Kusta Donorojo atau RSUD Jawa Tengah dr Rehatta. Namun sekarang penataan sudah dilakukan agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekaligus berinteraksi dengan ex penderita kusta sehingga mereka tidak merasa dikucilkan. Arealnya cukup luas dan merupakan tanah milik Propinsi Jawa Tengah. Lahan ini juga digunakan untuk menanam tebu dan sebagian merupakan perkebunan tanaman pace untuk jamu atau obat.

Mitos Pantai Gua Manik


Menurut orang kuno nama Manik berarti bagian mata yang paling dalam. Artinya, apabila ingin melihat gua tersebut harus dengan mata batin. Pendapat lain mengatakan pada zaman dahulu ada ratu yang bernama Johar Manik bertapa di tempat tersebut. Tetapi belum pasti ceritanya.

Mitosnya, di Gua Manik terdapat gua kecil yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Namun pengelola Gua Manik mengatakan apabila ingin melihat gua tersebut harus puasa 40 hari. Puasa ini menurut orang Jawa adalah puasa “muteh”, atinya puasa yang hanya makan nasi putih dan minumannya air putih, konon katanya gua tersebut mempunyai mulut yang kecil tetapi dalamnya luas.

Nah, jadi jangan berfikir meskipun namanya adalah Pantai Goa Manik sudah pasti disitu terdapat goa ya teman teman hehehe. Meski tidak ada goa, sobat wesata tetap dapat menikmati pantai yang ditorehkan dengan segala keindahannya disana lohh.. So, jangan ragu dan bimbang lagi, segera agendakan wisata Anda semua bersama orang terkasih untuk mengunjungi pantai Gua Manik ini.

Lokasi Pantai Gua Manik


Pantai yang berlokasi di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, yang berada di sebelah Pantai Benteng Portugis, sangat layak untuk dijadikan pilihan alternatif tempat berlibur Anda semua. Dengan objek wisata Benteng Portugis, pantai Guamanik hanya dipisahkan dengan sungai kecil. Untuk menuju pantai ini, diperlukan waktu sekitar 1 sampai 1,5 jam dari pusat kota Jepara. Lokasinya cukup mudah ditemukan, karena pintu masuknya berada tak jauh dari Rumah Sakit Kusta Donorojo. Sekitar 50 meter dari rumah sakit, kita akan disambut dengan gapura megah bertuliskan “Pantai Guamanik”.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Pecatu

Tag: #Jawa Tengah # Mitos# Pantai Pecatu